By Published On: 17 Desember 2022Categories: Implementasi Kurikulum Merdeka, KegiatanDaily Views: 2Total Views: 531

Manado (17/12) Harapan guru bagi setiap muridnya adalah belajar. Dengan demikian, guru pun mestinya terus belajar.

Komunitas belajar dapat memjadi wadah bagi guru untuk belajar. Terkait dengan Implemetasi Kurikulum Merdeka, Komunitas belajar sangat berperan  dalam IKM, yaitu untuk  memfasilitasi belajar bersama tentang Kurikulum Merdeka, memfasilitasi diskusi untuk memecahkan masalah dan berbagi praktik baik seputar Kurikulum Merdeka, memfasilitasi kolaborasi pengembangan perangkat ajar berbasis Kurikulum Merdeka, dan memfasilitasi refleksi pembelajaran rekan sejawat.

Oleh karena itu, agar Komunitas Belajar efektif perlu melaksanakan refleksi. BGP Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan Refleksi bagi Komunitas Belajar bertempat di Hotel Sintesa Peninsula Manado pada 16-17 Desember 2022.  Refleksi ini diikuti 49 penggerak komunitas.

Refleksi dikemas dengan menarik, menyenangkan dan saling menginspirasi satu dengan yang lain. Diawali dengan orientasi kegiatan dan perkenalan menggunakan permainan ular tangga,  dilanjutkan kesepakatan kelas. Refleksi dilanjutkan dengan melihat kembali hal-hal yang baik dan hal yang perlu ditingkatkan, hal yang tidak terduga, dan risiko yang diperkirakan muncul serta mempersiapkan mitigasinya di dalam komunitas belajar.

Kegiatan dibuka Plt. Kepala BGP Provinsi Sulawesi Utara, Dra. Maasje J. Kalalo, M.Pd. yang mendorong peserta untuk selalu bersemangat mengikuti kegiatan dan berperan aktif dalam setiap sesi.

Fasilitator dalam kegiatan ini yaitu Kapokja Transformasi Pembelajaran Arianto Batara, M.Pd,  dan Penggerak Komunitas Novie Barli Rompis, S.Fil., M.Pd dan Anthonius Zwengly, S.Pd.  juga menghadirkan Kepala Sekolah Penggerak Angkatan I, Lisa, B.Ed, S.Pd., Kepala SMP Dian Harapan Manado. Sekolah ini telah memiliki KBS yang memiliki perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi yang baik.

Bagikan Sekarang