By Published On: 17 Februari 2025Categories: KegiatanDaily Views: 2Total Views: 265

Mengawali aktivitas minggu ini seluruh pegawai BGP Provinsi Sulawesi Utara mengikuti apel rutin pada Senin (17/02). Apel rutin bertujuan untuk membangun disiplin pegawai sekaligus koordinasi internal.

Pada kesempatan ini Kepala BGP Provinsi Sulawesi Utara, Arianto Batara, M.Pd. mensosialisasikan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Beliau memulai filosofi hadirnya gerakan ini dengan metafora Rumah adat Minahasa, Walewangko yakni untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2024 (Rumah) : NKRI yang bersatu, berdaulat, maju dan berkelajutan dibutuhkan SDM yang Unggul (Tiang Penopang yang kokoh).

Dalam membangun SDM yang Unggul masih diperhadapkan pada tantangan pendidikan, yaitu kekerasan, kesehatan fisik dan psikis, adiksi gawai, pornografi, judi daring dan narkoba. Menghadapi tantangan ini, maka perlu terus berusaha agar karakter utama bangsa dapat tercapai. Adapun karakter utama bangsa yang dimaksud adalah religius, bermoral, sehat, derdas dan kreatif, kerja keras, disiplin dan tertib, mandiri, serta bermanfaat. Penguatan pendidikan karakter ini dapat dilakukan melalui pembiasaan yang berkelanjutan di satuan pendidikan.

Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, serta Tidur Cepat merupakan pembiasaan berkelanjutan yang dapat diinternalisasi peserta didik sejak dini.

Seperti diketahui bersama bahwa Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat merupakan wujud nyata dari komitmen Kemendikdasmen dalam mengembangkan sistem pendidikan nasional yang berorientasi pada penguatan karakter bangsa. Dengan menanamkan delapan karakter utama bangsa—religius, bermoral, sehat, cerdas, kreatif, kerja keras, disiplin, mandiri, dan bermanfaat—Kemendikdasmen percaya bahwa pembangunan SDM berkualitas harus dimulai dari penanaman nilai-nilai luhur pada anak-anak sejak dini.

Bagikan Sekarang