By Published On: 17 Februari 2025Categories: KegiatanDaily Views: 2Total Views: 216

“Penuaan dimulai dari kaki, tetapi pembusukan dimulai dari kepala. Maksudnya, kerusakan pada organisasi atau lembaga dimulai dari pemimpinnya,” demikian Kepala BGP Provinsi Sulawesi Utara memulai sambutannya pada “Seminar Kepemimpinan: Visi dan Panggilan Membagun Sulawesi Utara dan Indonesia “, Jumat (14/02) di Aula IAKN Manado.

Lebih lanjut Pak Arianto menyampaikan bahwa saat ini fenomena kepemimpinan yang muncul bukanlah berita gembira, tetapi justru kabar yang menyedihkan. Rentetan kejatuhan pemimpin karena tahta, harta dan wanita (perilaku amoral) merupakan fenomena kepemimpinan. Beliau juga menyampaikan bahwa mencari pemimpin yang berintegritas saat ini ibarat mencari jarum ditengah tumpukan jerami, sangat sulit ditemukan.

Dalam sambutan membuka kegiatan, Rektor IAKN Manado, Dr. Olivia C. Wuwung, M.Pd. menyampaikan bahwa menyiapkan pemimpin berintegritas yang memiliki kepedulian pada daerah dan bangsa merupakan kondisi yang urgen. Hal ini merupakan latar belakang diadakannya seminar ini. Seminar ini merupakan kolaborasi IAKN Manado, BGP Provinsi Sulawesi Utara dan Yayasan Perkantas Sulut.

Dr. Peter Jacobs, MPA., MA, Direktur Eksekutif BRIEF Indonesia sebagai pembicara dalam seminar ini pada sesi Siapa yang Memimpin Sulut menyampaikan peluang dan tantangan ke depan. Hal ini diperkuat dengan data masih tingginya gap pendapatan masyarakat. Salah satu hal yang harus segera dilakukan generasi muda adalah mengembangkan potensi diri.

Peserta pada seminar ini sebanyak 150 orang terdiri dari guru, dosen, mahasiswa dan pegawai BGP Prov. Sulawesi Utara.

Bagikan Sekarang