By Published On: 2 Desember 2024Categories: Kegiatan, Program Pendidikan Guru PenggerakDaily Views: 2Total Views: 194

Balai Guru Penggerak (BGP) Provinsi Sulawesi Utara melaksanakan Lokakarya ke-5 Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Reguler Angkatan 11 pada Jumat (22/11). Kegiatan ini diselenggarakan di 3 Kota/Kabupaten yang menjadi sasaran, yakni Kota Kotamobagu, Kabupaten Minahasa Selatan, dan Bolaang Mongondow Selatan.
Lokakarya ini merupakan bagian dari rangkaian program PGP yang diikuti oleh Calon Guru Penggerak (CGP) didampingi oleh Pengajar Praktik (PP) di masing-masing kota/kabupaten. Adapun tema yang diusung pada lokakarya ini adalah “Kolaborasi Dalam Pengelolaan Program yang Berpihak Pada Murid”.
Dalam Pendidikan Guru Penggerak, sering terdengar para CGP membahas terkait alur BAGJA. BAGJA merupakan akronim dari Buat pertanyaan, Ambil pelajaran, Gali mimpi, Jabarkan rencana, dan Atur eksekusi. Kelima langkah utama BAGJA diimplementasikan dalam proses inkuiri apresiatif dalam Program Pendidikan Guru Penggerak. Pada lokakarya ini CGP diharapkan dapat menyusun rencana tindak lanjut dengan beberapa tahapan dalam alur BAGJA, yaitu Buat pertanyaan, dan Ambil pelajaran untuk menjadi informasi dalam merancang fase Gali mimpi. CGP juga dapat menentukan aktor-aktor yang akan dilibatkan sekaligus menyusun strategi pelibatan aktor tersebut, sesudah itu CGP dapat membuat perencanaan program yang diawali dengan penentuan judul program atau kegiatan, latar belakang, serta tujuan program.
Lokakarya ke-5 ini diikuti oleh 28 CGP yang didampingi 6 pengajar praktik dari kab. Bolaang Mongondow Selatan, 14 CGP bersama 3 pengajar praktik Kab. Minahasa Selatan, dan 14 CGP bersama 3 pengajar praktik Kota Kotamobagu.

Bagikan Sekarang