Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara berkomitmen melakukan transformasi pendidikan. “Jika kita tidak bertransformasi, maka kita ketinggalan karena perubahan disekitar kita begitu cepat terjadi”, jelas Bupati Minahasa Utara, Joune J.F. Ganda S.E., M.A.P., M.M., M.Si. pada peluncuran Tranformasi Pendidikan Senin (25/03) di JG Center, Minahasa Utara. Kepala Balai Guru Penggerak Bpk Arianto Batara, S.P., M.Pd. turut menghadiri kegiatan ini.
Peluncuran sekaligus sosialisasi Transformasi Pendidikan dilaksanakan pemerintah Kabupaten Minahasa Utara. Pada acara ini hadir Bunda PAUD Kab. Minahasa Utara sekaligus Ketua TP PKK, Sekretaris Daerah Minahasa Utara Ir. Novly Wowiling, M.Si., selaku Ketua Tim Transformasi Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara, Kepala BPMP Provinsi Sulawesi Utara, Febry H. J. Dien, S.T., M.Inf. Tech (Man) sebagai Ketua Harian Tim Transformasi Pendidikan Kabupaten Minahasa, dan perwakilan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara. Turut hadir pula Kepala PAUD, SD dan SMP Minahasa Utara, Kepala Sekolah Penggerak, Guru Penggerak, Calon Guru penggerak dan Pengajar Praktik Kab. Minahasa Utara.
Selanjutnya Bupati Minahasa Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa untuk membangun manusia yang berkualitas sesuai dengan tujuan pembangunan Indonesia secara khusus di Kabupaten Minahasa Utara, harus dilakukan secara bersama-sama atau berkolaborasi. Maka Tranformasi Pendidikan merupakan gerakan bersama untuk mendorong bidang pendidikan bergerak maju dan lebih berkualitas.
“Kabupaten Minahasa Utara IPMnya mengalami peningkatan dari tahun ke tahun dan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan semua pemangku kepentingan”.
Beliau menyampaikan kegembiraan untuk capain SPM yang cepat meningkat, dengan harapan adanya Transformasi Pendidikan di Kabupaten Minahasa Utara yang di inisiasi oleh UPT Kemdikbud yaitu, BPMP Provinsi Sulawesi Utara serta didukung oleh Balai Guru Penggerak, Balai Bahasa, dan Balai Pelestarian Kebudayaan kiranya akan mengakselerasi peningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Minahasa utara menyongsong Indonesia Emas 2024.








