Manado (27/2) Balai Guru Penggerak Provinsi Sulawesi Utara memiliki komitmen yang kuat dalam pengembangan SDM pendidik di Provinsi Sulawesi Utara. Berbagai strategi sudah diimplementasikan dalam program-program kegiatan. Salah satu kegiatan yang menjadi terjemahan atas komitmen itu adalah Panada. Panada adalah akronim dari Jumpa Bermakna Daring. Kegiatan ini dirancang sebagai kegiatan virtual rutin mingguan yang memberi ruang bagi setiap penggerak komunitas belajar di Sulawesi Utara untuk berbagi praktik baik.
Bukan kebetulan, kegiatan ini diberi nama yang sama seperti jenis kue khas yang dikenal luas oleh masyarakat di Sulawesi Utara yaitu kue Panada. Sesuai dengan namanya, kegiatan ini diharapkan ke depan bisa dikenal luas oleh semua stakeholder pendidikan. Sesuai dengan filosofinya, kegiatan Panada menghadirkan pembicaraan yang santai dan berisi motivasi serta informasi yang penting bagi perkembangan dunia pendidikan.
Dalam prakata pembuka saat launcing Panada edisi perdana, Jumat, 24 Februari 2023, Kapokja Transformasi Pembelajaran Balai Guru Penggerak Provinsi Sulawesi Utara, Arianto Batara, M.Pd. menggarisbawahi semangat yang dibawa oleh kegiatan Panada. Menurutnya, semua konten yang didiskusikan dalam Panada harus tertuju pada peningkatan pembelajaran di kelas. Muara dari kegiatan Panada adalah peningkatan kualitas pembelajaran dan dampaknya harus dirasakan oleh murid.
Panada edisi perdana membahas topik Pendaftaran Implementasi Kurikulum Merdeka Jalur Mandiri. Hal ini sejalan dengan program Kemdikbudristek dalam melanjutkan penerapan lebih luas Kurikulum Merdeka secara sukarela pada tahun ajaran 2023-2024 nanti. Narasumber Panada edisi perdana ini adalah Jefta Makikui, M.Pd., dan Novie Rompis, S.Fils. M.Pd. Tema yang didiskusikan adalah tentang Mengapa Kurikulum Merdeka dan Teknis Pendaftaran Implementasi Kurikulum Merdeka. Praktik baik yang dibagikan oleh Kepala SMA Negeri 3 Bitung, Goldfriet Bawotong, M.Pd. melengkapi pembicaraan pada Panada edisi perdana itu.
Presentasi dan diskusi Panada perdana yang dimoderatori oleh Erni Setiyowati, M.Pd. itu berjalan dengan menarik. Kegiatan diikuti peserta yang berasal dari pelbagai kota dan kabupaten di Provinsi Sulawesi Utara . Balai Guru Penggerak Provinsi Sulawesi Utara dalam hal ini sebagai inisiator kegiatan berharap ke depan akan semakin banyak pendidik di Provinsi Sulawesi Utara yang rutin mengikuti kegiatan Panada demi peningkatan kompetensi yang dampaknya pada peningkatan kualitas pembelajaran di dalam kelas. (NR/@)



