By Published On: 3 Maret 2025Categories: Tak BerkategoriDaily Views: 1Total Views: 234

Seharusnya setiap sekolah sadar betul pentingnya kecakapan literasi dan numerasi bagi peserta didik. Keterampilan literasi dan numerasi yang baik membantu mereka untuk mampu berpikir kritis untuk menyelesaikan masalah dengan menggunakan informasi dari berbagai sumber yang telah dianalisis dan dievaluasinya.

Selain itu, siswa yang memiliki kecakapan literasi yang baik akan mampu menyajikan gagasannya dengan baik pula secara lisan dan tulisan. Hal ini berpengaruh pada hasil belajarnya sehingga di masa kini dan masa depan mereka akan dapat berdampak pada masyarakat karena memiliki kemampuan dan sikap untuk belajar sepanjang hayat.

Berdasarkan rapor pendidikan tahun 2024, indeks literasi dan numerasi peserta didik di SMP N 1 Siau Timur berada pada kategori sedang. Bahkan sejak 2023 tidak mengalami kenaikan yang signifikan. Hal ini mendorong Komunitas Belajar (kombel) SPENSA BERGERAK SMP N 1 Siau Timur menimba ilmu di Balai Guru Penggerak Provinsi Sulawesi Utara. Kombel yang dipimpin langsung oleh kepala SMP N 1 Siau Timur Bapak Eka Candra Kahiking, M. Pd. Gr. merupakan komunitas belajar yang aktif bahkan merupakan peringkat kedua terbaik di Sulawesi Utara sebagai Kombel Inspiratif Jambore GTK Tahun 2024.

Rabu (26/02/2025) Komunitas Belajar SMP N 1 Siau Timur SPENSA BERGERAK melakukan kegiatan yang bertemakan “Peningkatan Kemampuan Literasi dan Numerasi bagi Guru dan Tenaga Kependidikan Komunitas Belajar Spensa Bergerak SMP N 1 Siau Timur” di Balai Guru Penggerak Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan turut dihadiri
oleh Ketua Tim Kerja Kemitraan BGP Provinsi Sulawesi Utara, Deivy E. J. Rasubala, S. E. dan Ketua Tim Kerja Pengembangan Kompetensi , Nurhana Mugiasih, S. Si., M. Pd. Guru-guru SMP N 1 Siau Timur antusias mendapatkan wawasan tentang literasi dari Abiatris Natalia, S. Pd. Gr., fasilitator Literasi serta kompetensi numerasi dari Ir. Hildy Wullur, MITP., Fasilitator Numerasi PISA. Setelah kegiatan ini, diharapkan para guru dapat menerapkan ilmu yang didapat secara interdisipliner pada peserta didik di kelas.

Bagikan Sekarang