By Published On: 14 Desember 2024Categories: Kegiatan, Program Pendidikan Guru PenggerakDaily Views: 1Total Views: 235
Pendidikan Guru Penggerak (PGP) Angkatan 11 memasuki fase akhir dengan digelarnya Lokakarya Ketujuh “Panen Hasil Belajar”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Kamis s.d. Jumat, 5 – 6 Desember 2024 di 3 Kabupaten/Kota yang menjadi sasaran PGP Angkatan 11 Reguler, yaitu Kabupaten Minahasa Selatan, Bolaang Mongondow Selatan, dan Kota Kotamobagu.
Hari pertama diisi dengan aktivitas kelompok bersama Pengajar Praktik (PP), yaitu sesi evaluasi program PGP, berbagi aksi nyata, dan dampak positif, dilanjutkan persiapan pameran hasil program. Pelaksanaan panen hasil belajar dimulai pada hari kedua yang diawali dengan penyambutan peserta dan pejabat daerah yang hadir untuk membuka kegiatan di masing-masing Kabupaten/Kota.
Perubahan positif di lingkungan belajar sekolah merupakan tanda keberhasilan dari program guru penggerak, melalui seluruh rangkaian pembelajaran yang diikuti oleh CGP selama proses Pendidikan diharapkan ini dapat trwujud dan berdampak positif bukan hanya bagi peserta didik tetapi bagi seluruh warga sekolah.
Pada panen hasil belajar lokakarya ketujuh ini para Calon Guru Penggerak (CGP) membagikan praktik baik yang sudah mereka lakukan selama proses Pendidikan Guru Penggerak di sekolah masing-masing. Tidak sampai disitu, para undangan yang terdiri dari pejabat daerah, perwakilan Dinas Pendidikan, Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah memberikan umpan balik melalui sesi tanya jawab kepada CGP. Para CGP juga menampilkan hasil capaian pembelajaran mereka selama mengikuti PGP dan aksi nyata serta rancangan program pengembangan sekolah pada stand pameran panen hasil belajar yang telah dikemas sedemikian rupa sehingga menarik perhatian para undangan.
Kepala BGP Sulut, Arianto Batara, S.P., M.Pd., mengapresiasi peran seluruh pihak yang telah mengawal PGP Angkatan 11 ini hingga boleh berlangsung dengan baik hingga terlaksananya lokakarya ketujuh. Tidak hanya CGP, para pendamping yang terdiri dari Pengajar Praktik dan Fasilitator, bahkan kolaborasi yang efektif dengan pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan menentukan keberhasilan program pendidikan guru penggerak Angkatan 11 yang dijalankan di Provinsi Sulawesi Utara.
Bagikan Sekarang