By Published On: 20 Oktober 2023Categories: Kegiatan, ZI-WBKDaily Views: 1Total Views: 416

Balai Guru Pengerak (BGP) Provinsi Sulawesi Utara melakukan kunjungan ke BBPMP Provinsi Jawa Tengah dalam rangka studi praktik baik penerapan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (ZI WBK). Kunjungan dilakukan pada hari Jumat, 20 Oktober 2023. Rombongan yang ikut sebanyak 14 orang dengan dipimpin langsung oleh Bapak Deivy Rasubala, selaku Pengembang Teknologi Pembelajaran, Bertempat di ruang rapat WBBM, pelaksanaan kunjungan studi banding tersebut diterima langsung oleh ketua tim Komite Integritas, bapak Ahmad Mudhofir dan nggota tim Komite Integritas Ibu Tatik Lestari serta Ibu Setiarini mewakili Kepala BBPMP Provinsi Jawa Tengah, Ibu Nugraheni Triastuti yang berhalangan hadir karena sedang melaksanakan tugas di Surabaya.

Pelaksanaan studi banding diawali dengan penyampaian maksud dan tujuan oleh Bapak Deivy Rasubala. Beliau menyampaikan bahwa BGP Sulawesi Utara sedang mempersiapkan untuk pengajuan ZI WBK, untuk itu kami perlu belajar secara langsung dari unit kerja yang telah berhasil mendapatkan ZI WBK, yaitu BBPMP Provinsi Jawa Tengah. Pada studi ini kami ingin mengetahui bagaimana dulu BBPMP Provinsi Jawa Tengah mempersiapkan segala sesuatunya sehingga BBPMP Provinsi Jawa Tengah dapat berhasil mendapatkan predikat ZI WBK di tahun 2017. Selain penerapan ZI WBK, studi ini juga untuk mengali terkait dengan pengelolaan jaringan dan pengelolaan wisma. “Aura pelayanan sudah terasa dari mulai penjemputan, driver untuk menunggu sejak lama padahal pesawat kami di delay sampai tiga kali. BBPMP Jateng pantas menjadi rujukan, dan contoh bagi unit kerja untuk ingin menerapkan ZI WBK dan WBBM” ungkap Bapak Mulyana, salah satu rombongan yang mengikuti studi praktik baik.

Ibu Tati Lestari dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas kepercayaan BGP Sulawesi Utara yang menjadikan BBPMP Provinsi Jawa Tengah menjadi tempat yang di pilih untuk studi praktik baik penerapan ZI WBBM. “Kita menyediakan waktu khusus buat teman-teman semuanya, kita disini belajar bersama dalam rangka penerapan ZI WBK”, ujar beliau. Pada kesempatan itu pula beliau menyampaikan bahwa BBPMP Provinsi Jawa Tengah berhasil mendapatkan predikat satuan kerja ZI WBK di tahun 2017. “Kami mengikuti ZI WBK di tahun 2017, diusulkan oleh unit utama. Kami membuat tim dengan nama komite integritas sebanyak 12 orang, namun didalamnya ada banyak tim pendukung seperti tim SAKIP, tim Renstra, tim pengaduan masyarakat dan tim pelayanan publik”. Setelah membuat tim kerja, langkah selanjutnya adalah merencanakan program/rencana aksi yang akan dikerjakan, dan dipantau capaiannya setiap minggu.

Setelah penyampaikan sambutan tersebut, acara dilanjutkan dengan penyampaian informasi dan tukar pikiran terkait dengan hal-hal apa saja yang telah dilakukan BBPMP Provinsi Jawa Tengah dalam mendapatkan dan mempertahankan predikat ZI WBBM. Penyampaian paparan disampaikan oleh Ibu Tatik Lestari. Selain penyampaian paparan dan diskusi, rombongan studi banding juga berkesempatan untuk melihat secara langsung Unit Layanan Terpadu (ULT) yang ada di BBPMP Provinsi Jawa Tengah. Dari ruang pelayanan, rombongan bergeser ke lantai 2 untuk melihat seperti apa lemari gratifikasi.

Bagikan Sekarang