By Published On: 27 Juli 2023Categories: Kegiatan, Transformasi DigitalDaily Views: 1Total Views: 1612

Narasumber Berbagi Praktik Baik (NS BPB) merupakan salah satu dukungan Kemdikbudristek bagi satuan pendidikan dalam Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM).

Pada tanggal 26 s.d. 28 Juli 2023 Balai Guru Penggerak Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan Refleksi Narasumber Berbagi Praktik Baik (NS BPB) di Novotel Manado Golf Resort & Convention Center.

Pembukaan Rabu (26/7), diawali sambutan Kepala Balai Guru Penggerak Provinsi Sulawesi Utara, Arianto Batara, S.P., M.Pd. Selanjutnya kegiatan dibuka oleh Direktur Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan, Ditjen GTK, Dr. Praptono, M.Ed. Pada kesempatan ini, beliau menyampaikan terkait peran penting Kepala Sekolah dalam mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan.

Dukungan Kepala Sekolah diantaraya mendorong guru-guru dalam pemanfaatan PMM sebagai sumber belajar dan menumbuhkan budaya belajar di satuan pendidikan melalui komunitas belajar dalam sekolah.

Kegiatan refleksi NS BPB bertujuan untuk melihat kembali hal-hal baik yang sudah dilakukan dan hal yang perlu ditingkatkan, hal yang tidak terduga, dan risiko yang diperkirakan muncul serta mempersiapkan mitigasinya di dalam berbagi praktik baik serta menghasilkan rencana tindak lanjut.

Kegiatan ini diikuti oleh 16 peserta dari unsur Guru dan Kepala Sekolah yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka atau prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dan memiliki praktik baik dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikannya yang dibagikan kepada satuan lainnya secara daring ataupun luring pada periode Mei-Juni 2023.

Narasumber pada kegiatan ini berasal dari pengawas sekolah dan kepala sekolah yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka serta tercatat sebagai NSBPB di gelombang 1 dan 2 yaitu Novie Noldy Johanes Rompis, S.Fils., M.Pd. dan Selvie Elvie Langitan, S.Pd. Melalui kegiatan ini diharapkan NS BPB dapat mendukung Implementasi Kurikulum Merdeka di Provinsi Sulawesi Utara.

Bagikan Sekarang