Manado – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa akan melaksanakan Kongres Bahasa Indonesia (KBI) XII pada 26-29 Oktober 2023 di Jakarta. Kegiatan itu bertemakan “Literasi Dalam Kebinekaan Untuk Kemajuan Bangsa” dengan slogan “Adibasa (bahasa yang indah, red), Adiwangsa (bangsa mulia, red)”.
Demikian disampaikan oleh Dr. Dewi Puspita dari Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa yang juga adalah Panitia KBI XII dalam telekonferensi pers dengan jajaran pers di Sulawesi Utara dan Balai Bahasa Provinsi Sulut pada Rabu (31/5/2023) di Luwansa Hotel Manado.
Acara yang dipandu oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Sulut Januar Pribadi menjelaskan bahwa KBI XII Tahun 2023 memiliki tiga subtema, yaitu “Revitalisasi Bahasa dan Sastra Daerah” dengan pembicara utama Stefania Giannini (Asisten Direktur Jenderal UNESCO untuk Pendidikan), “Literasi Bahasa dan Sastra Indonesia” dengan pembicara utama Najwa Shihab, dan “Internasionalisasi Bahasa Indonesia” dengan pembicara utama Retno Marsudi (Menteri Luar Negeri Republik Indonesia).
Di tempat terpisah, Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa E. Aminudin Aziz berharap KBI XIl dapat menghasilkan rekomendasi yang akan menjadi bahan masukan bagi pengambil kebijakan dalam melakukan tugas dan fungsi pengembangan dan pembinaan bahasa di Indonesia.
Dewi Puspita yang juga adalah Redaktur KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) menambahkan bahwa KBI XII memiliki berbagai rancangan kegiatan, yakni pemakalah dan peserta, pengumuman pemakalah terpilih dan peserta terpilih, diseminasi kebahasaan dan kesastraan, pameran virtual, kelas mahir, dan persidangan.
Jadwal
Sementara itu, siaran pers dari Balai Bahasa Provinsi Sulut menyebutkan tentang tahap-tahap kegiatan yang berkaitan dengan pemakalah dan peserta terpilih:
- Pendaftaran Pemakalah: 16 Januari – 2 Mei 2023
- Pendaftaran Peserta: 16 Januari – 2 Juli 2023
- Pengumuman Pemakalah Terpilih: 2 Juni 2023
- Pengumuman Peserta Terpilih: 2 Agustus 2023
Diseminasi kebahasaan dan kesastraan pada Maret-September mencakup kegiatan seminar, diskusi, dan lokakarya (workshop).
September-Oktober diselenggarakan Kelas Mahir sebagai program pelatihan intensif bagi para profesional di bidang kebahasaan. Program Kelas Mahir ini diharapkan menjadi jawaban atas tantangan yang dihadapi para profesional di bidang kebahasaan untuk mengembangkan wawasan dan meningkatkan kemampuan mereka.
Ada dua bidang yang akan dilatihkan dalam Kelas Mahir, yaitu Leksikograf Korpus dan Linguistik Forensik. Dengan narasumber Kelas Mahir Leksikografi Korpus adalah Michael
Rundell, Miloš Jakubíček, dan Vojtěch Kovář. Sementara itu, narasumber Kelas Mahir Linguistik Forensik adalah E. Aminudin Aziz, Tahmineh Tayebi, dan staf dari Aston University.
Tahapan terakhir dalam KBI XII adalah persidangan yang akan diadakan pada tanggal 26-29 Oktober 2023. Pada 28 Oktober, rekomendasi hasil kongres akan diserahkan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi kepada Presiden Republik Indonesia. (Debora Ngadiman)


